MATACONEWS -Jawa Tengah. Fenomena bunuh diri, kian menganga dalam kehidupan warga masyarakat. Pergeseran dari masyarakat agraris ke industrialis, warga masyarakat dan rakyat Indonesia Indonesia belum siap menjawabnya, lantaran tumbuh dan berkembangnya sikap individualistik, terlepas dari sikap empati atas kehidupan sosial ekonomi warga masyarakat dan rakyat miskin.
Tekanan Sosial Ekonomi dan Krisis Empati
Fenomena itu, terungkap di Desa Banyumudal, Kebumen, Jawa Tengah. Peristiwa bunuh diri dengan cara gantung diri, terjadi pada Selasa ,6 Januari, 2026. Diketahui, warga masyarakat itu, bernama, Ayu Triyani (perempuan) dan Azlan Tegar Wizan (laki-laki). Kedua korban tersebut, berasal dari Desa Banyumudal, RT,02/04
Menurut keterangan Kapolsek setempat, Pada hari selasa sekitar jam 21 50 wib anak pertama atas nama azra saat bagun tidur melihat ibu dan adiknya sudah dalam keadaan gantung diri di dalam rumah di pintu kamar kemudian anknya atas nama azra meminta pertolongan kpd warga yg sedang siskamling kemudian para warga menghampiri rumah korban. Korban segera dilarikan ke RSUD Dr. Soedirman, Kebumen, Jawa Tengah.
Penyebab korban bunuh diri itu, diduga depresi masalah keluarga. (Mataconews).
