MATACONEWS – KENDARI. Minggu (18/1/2026) — Prosesi adat suku Tolaki Mowindahako Mbondopake digelar di Jalan Chairil Anwar No. 151, Kendari, sebagai bagian dari rangkaian pernikahan lintas suku antara mempelai perempuan dari suku Tolaki dan mempelai laki-laki dari suku Moronene.
Makna Prosesi Adat Mowindahako Mbondopake
Mowindahako Mbondopake merupakan ritual adat Tolaki yang bermakna penerimaan dan penempatan resmi mempelai laki-laki ke dalam tatanan adat serta keluarga pihak perempuan. Prosesi ini dilaksanakan sebelum tahapan pernikahan dilanjutkan, dan berfungsi menegaskan penghormatan, kejelasan posisi sosial, serta keseimbangan hubungan antarkeluarga.
Pelaksanaan prosesi berlangsung tertib dan khidmat dengan melibatkan keluarga besar kedua belah pihak. Tata cara adat dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku, meliputi pengaturan posisi, urutan prosesi, serta penggunaan bahasa adat sebagai bagian dari etika dan tata krama budaya Tolaki.
Etika, Bahasa Adat, dan Tata Krama Tolaki
Dalam praktik adat yang hidup di Sulawesi Tenggara, pernikahan lintas suku umumnya mengikuti adat pihak perempuan. Ketentuan ini dipahami sebagai mekanisme adat untuk menjaga harmoni sosial dan menghormati garis keturunan. (Sultengg/mataconews).

