
MATACONEWS-Jakarta, 23 Februari 2026 – Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriyah, Masjid Sunda Kelapa yang berlokasi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, menggelar rangkaian kegiatan RamadhanKustik 2026 dengan tema “Musik dan Cerita”. Acara yang berlangsung sejak pagi hingga tarawih ini dikelola oleh Remaja Islam Sunda Kelapa (RISKA), organisasi kepemudaan masjid bersejarah tersebut.
Kegiatan RamadhanKustik: Dari Bazar hingga Penampilan Grup Debu
RamadhanKustik menghadirkan berbagai stan bazar, meliputi pemeriksaan kesehatan gratis, produk perbankan Bank DKI, pakaian muslim-muslimah, hingga kuliner khas Ramadan. Puncak acara pada Minggu, 22 Februari 2026, dimeriahkan oleh grup musik lawas era 90-an, Grup Debu, yang dikenal dengan lagu-lagu religi dan etniknya. Penampilan Debu dipadukan dengan ceramah dan kajian Islam yang diisi oleh para ustaz kondang.
Baca juga: Masjid Al Huda, Gelar Shalat Tarawih Perdana
Ketua panitia RamadhanKustik menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menghidupkan kembali fungsi masjid sebagai pusat peradaban, tidak hanya untuk ibadah tetapi juga edukasi, silaturahmi, dan pemberdayaan ekonomi umat.
Sejarah Panjang RISKA dan Masjid Sunda Kelapa
Masjid Sunda Kelapa bukan sekadar tempat ibadah biasa. Berdiri di lingkungan elite Menteng, masjid ini dikelilingi oleh kediaman para pejabat, pengusaha, dan tokoh nasional seperti Megawati Soekarnoputri, almarhum keluarga Cendana, serta almarhum Ali Sadikin.
RISKA sendiri memiliki sejarah gemilang. Pada tahun 1991, RISKA menjadi pusat kegiatan Maharama (Kemah Muharram Remaja Masjid se-Jakarta) di era Gubernur Wiyogo Admodarminto dan Wakil Gubernur Basofi Soedirman. Menariknya, kepanitiaan saat itu banyak diisi kader Golkar, termasuk Idrus Marham yang kemudian menjadi Menteri Sosial.
Tantangan Akses Transportasi ke Masjid Sunda Kelapa
Meski meriah, RamadhanKustik 2026 menghadapi tantangan aksesibilitas. Lokasi Masjid Sunda Kelapa di Menteng relatif sulit dijangkau dengan transportasi umum. Jamaah dari luar wilayah mengeluhkan minimnya moda transportasi. Saat ini, pilihan utama hanya kendaraan online dan Busway Transjakarta dengan rute terbatas. Kondisi ini menyebabkan antusiasme jamaah belum optimal karena kendala mobilitas.
Masjid sebagai Pusat Kegiatan Umat

Kegiatan RamadhanKustik mencerminkan fungsi masjid yang beragam, sebagaimana dicontohkan sejak zaman Nabi Muhammad SAW. Fungsi tersebut meliputi:
1. Ibadah: Salat berjamaah, i’tikaf, tadarus Al-Qur’an.
2. Pendidikan & Dakwah: Kajian rutin dan majelis ilmu.
3. Sosial: Silaturahmi dan pusat informasi masyarakat.
4. Ekonomi: Pengelolaan ZISWAF dan bazar umat.
5. Pembinaan Generasi Muda: Wadah kreativitas remaja masjid.
6. Kesehatan: Posko layanan kesehatan gratis.Jadwal Kegiatan Ramadan 1447 H di Masjid Sunda Kelapa· Pagi–Sore: Bazar Ramadan, layanan kesehatan, pameran produk muslim.· Menjelang Buka Puasa: Kajian singkat dan pembagian takjil.· Setelah Tarawih: Penampilan seni Islami dan ceramah (khusus akhir pekan). (A).
