Mataconews – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini tengah mengkaji rencana pengadaan 700 ribu pasang sepatu dalam Program Sekolah Rakyat. Kajian ini dilakukan sebagai bentuk dukungan KPK terhadap program prioritas nasional tersebut, khususnya melalui pendekatan pencegahan korupsi.
Direktorat Monitoring KPK menilai bahwa sektor pengadaan barang dan jasa memiliki potensi kerawanan tinggi terhadap tindak pidana korupsi. Hal ini terungkap dari sejumlah catatan sejarah penahanan perkara, kajian internal KPK, survei penelitian integritas, hingga pemantauan melalui Monitoring, Controlling, and Surveillance for Prevention (MCSP).
“Kami ingin melihat secara utuh, kemudian memberikan rekomendasi perbaikan ke depan,” ujar perwakilan KPK. “Sehingga Program Sekolah Rakyat ini bisa bermanfaat optimal bagi masyarakat tanpa adanya penyimpangan.”
Dengan kajian ini, KPK berharap proses pengadaan barang, termasuk sepatu untuk siswa, dapat berjalan transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi. Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan salah satu agenda prioritas nasional yang menyasar peningkatan fasilitas pendidikan di berbagai daerah.