Mataconews.com – Isu pengadaan sepatu untuk siswa Program Sekolah Rakyat yang disebut mencapai Rp700 ribu per pasang menuai pro dan kontra di masyarakat. Sejumlah pihak menilai anggaran tersebut terlalu tinggi, terutama untuk kebutuhan anak Sekolah Dasar (SD).
“Jadi menurut saya kurang setuju. Yang lebih realistis mungkin kisaran Rp250-300 ribu. Untuk anak SD, lebih baik anggaran segitu dialokasikan untuk kebutuhan lain yang lebih penting,” ujar seorang narasumber dalam diskusi terkait program tersebut.
Baca juga : KPK Tengah Mengkaji Pengadaan Sepatu 700 ribu
Dia menambahkan, sepatu dengan kualitas bagus di kisaran harga Rp300-500 ribu pun sudah cukup baik untuk memenuhi kebutuhan siswa.
Menanggapi hal ini, Menteri Sosial (Mensos) buka suara. Pihaknya mengakui adanya pertanyaan publik terkait harga maupun proses pengadaan sepatu di Kementerian Sosial untuk siswa Sekolah Rakyat.
“Saya ucapkan terima kasih atas semua pertanyaan masyarakat. Untuk harga, nanti akan kami jelaskan lebih lanjut oleh petugas pengadaan barang dan jasa,” ujar Mensos.
Ia menegaskan bahwa seluruh proses pengadaan di Kementerian Sosial dilakukan melalui tahapan berjenjang, mulai dari perencanaan, proses lelang, hingga eksekusi atau realisasi.
“Kalau ada anggapan harga terlalu mahal, itu menjadi catatan penting. Kami akan evaluasi dan tindak lanjuti,” tegasnya.
Mensos juga mempersilakan lembaga berwenang untuk mengaudit proses yang sudah berjalan. Pihaknya terbuka terkait rincian harga dan menyatakan penanggung jawab pengadaan siap memberikan klarifikasi.
“Kami persilakan diaudit. Penanggung jawab pengadaan barang dan jasa sudah kami tanya, mereka siap memberikan klarifikasi. Terima kasih,” pungkasnya. (A).