Mataconews – Gelombang perpindahan kader dari Partai Nasdem ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terus bergulir. Politikus senior, Barus, mengungkapkan bahwa sejumlah kader Nasdem memilih hijrah, bahkan hingga 15-20 orang lagi disebut siap menyusul.
“Sejumlah kader Partai Nasdem mau hijrah atau pindah ke PSI. Masih ada 15 sampai 20 lagi yang mau pindah. Banyak sekali yang berpindah. Contohnya salah satu kan saya,” ujar Barus.
Baca juga : Ketika Partai Politik Menggalang Dana Dari Rakyat Dan Asing
Ia juga mencontohkan seorang Wakil Ketua Komisi 3 DPR RI yang kini resmi bergabung dengan PSI dan meninggalkan jabatannya. “Itu biasa saja,” tambahnya.
Barus menegaskan bahwa faktor Presiden Jokowi yang menjadi patron PSI menjadi daya tarik utama. “Semenjak diketahui Pak Jokowi menjadi patron PSI, itu sangat menggugah perasaan banyak politisi untuk bergabung dengan PSI ke depan. Mereka menyatakan diri siap terjun langsung membentuk kepengurusan hingga tingkat paling bawah,” pungkasnya. (A).
Fenomena politik ditanah air semakin menarik perhatian publik, terutama pernyataan seorang pengamat hukum, Ferry Amsari,…
Dalam kunjungannya ke Negeri Paman Sam, Menteri Purbaya menyampaikan pesan optimistis bahwa ekonomi Indonesia tangguh…
Menyikapi fenomena politik dan kekuasaan dimasa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Menteri Sekretaris Kabinet, Teddy Indra…
Fenomena perbankan milik pemerintah (HIMBARA), terutama BRI, diduga telah merugikan nasabah kecil, dengan kebijakan baru…
Sempat disebut sebut di ruang publik, dirinya diduga membiayai ongkos politik bergulirnya Isyu ijazah palsu…
Fenomena politik nasional yang relatif memanas, telah membuat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan perhatian…