Jakarta – Mataconews.com | Aksi sosial membagikan ribuan paket sembako di tengah masyarakat kembali dilakukan oleh Rizky Irmansyah, yang dikenal sebagai ajudan Presiden Prabowo Subianto. Kegiatan yang digelar di RPTRA Harapan Mulia, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Sabtu (9/5/2026) itu langsung menyedot perhatian warga.
Dalam acara bertajuk “Bakti Untuk Negeri” , Rizky terlihat membagikan paket sembako senilai Rp500.000 per orang kepada lebih dari 2.500 warga. Jika dikalkulasi, total nilai bantuan yang dikucurkan mencapai lebih dari Rp1 miliar.
Lalu, pertanyaan besarnya: siapa sponsor di balik pembagian sembako ini?
Menurut pengakuan Rizky Irmansyah, kegiatan sosial tersebut diproyeksikan oleh kedua orang tuanya, tanpa melibatkan sponsor eksternal. “Ini bentuk bakti kami untuk negeri, khususnya warga sekitar,” ujarnya dalam orasi di hadapan masyarakat.
Namun, publik menyoroti bahwa acara yang digelar di RPTRA—yang seharusnya menjadi ruang publik ramah anak—berubah fungsi menjadi ajang sosialisasi politik. Halaman depan RPTRA dipenuhi spanduk bergambar ajudan presiden tersebut, dan para penerima sembako juga mendapatkan kaos bertuliskan ‘Sahabat Rizky Irmansyah’ serta uang tunai Rp100.000 per orang.
Fenomena Kedermawanan yang Viral
Sebelum aksi kali ini, Rizky Irmansyah juga sempat viral karena memberikan uang 100 dolar AS kepada petugas PPSU dan menggelar open house Lebaran dengan memberikan uang Rp100.000 per warga.
Yang tak kalah menarik perhatian adalah kabar dari sejumlah warga sekitar bahwa ajudan presiden itu membeli beberapa rumah warga di lingkungan tempat tinggalnya. Kini, rumah milik Rizky dan keluarga disebut memiliki struktur megah, mewah, eksklusif, dilengkapi lift pribadi dan kolam renang.
Protes Warga: Bantuan untuk Tutupi Kebijakan Pemerintah?
Di tengah euforia pembagian sembako, muncul suara kritis dari warga. Seorang warga yang enggan disebut namanya meluapkan emosi, menilai bahwa kegiatan ini hanyalah upaya mengurangi “nyanyian politik” yang mengarah pada kebijakan Presiden Prabowo Subianto.
“Rakyat sedang sulit. Harga kebutuhan pokok naik, bahkan nelayan di daerah enggan melaut karena harga solar tembus Rp17.000 per liter. Jangan dikira bantuan ini gratis, ini pencitraan,” keluhnya.
Yel-yel dan Janji Lembaga Baru
Dalam orasinya, Rizky Irmansyah juga berjanji akan membentuk lembaga baru untuk membantu warga. Untuk membangun semangat, ia mengajak ratusan penerima sembako meneriakkan yel-yel:“Rizky Irmansyah, Bakti Untuk Negeri!”
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Istana Kepresidenan terkait kegiatan ajudan Presiden Prabowo tersebut. (A)