Literasi

PELUNCURAN BUKU JAKARTA MENYALA, DI PDS HB YASSIN, SEPI PEMIRSA

Berbagi and sharing
Kegiatan peluncuran buku JAKARTA MENYALA, karya Frans Ekodhanto, di PDS HB YASSIN, 13-12-25

Jakarta. Memasuki Desember, sejumlah acara kegiatan di gelar di ruang Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta pusat, tak terkecuali di ruangan PDS HB JASSIN, di lantai empat. Kegiatan di PDS HB JASSIN, diselenggarakan acara peluncuran buku berjudul JAKARTA MENYALA, karya Frans Ekodhanto, Sabtu, 13 Desember 2025, pukul 13.30.wib.

Sebelum memasuki ruang acara itu, terungkap sejumlah karya Motinggo Busye, terutama karya fenomenalnya MALAM JAHANAM, yakni sebuah naskah drama. Karya Motinggo itu, dipamerkan dalam bentuk poster film lintas waktu, dan juga karya sastra, naskah dan pementasan drama MALAM JAHANAM, yang dimuat dalam pelbagai media cetak di tanah air.

Dan ketika memasuki ruang acara peluncuran, pemirsa di himbau untuk mengisi buku absensi yang berada di atas meja, dengan display sejumlah buku JAKARTA MENYALA, dengan harga sekitar 180 ribuan. Salah seorang pemirsa, sempat terperanjat kaget, lantaran absensi yang harus diisi dan ditandatangani rangkap tiga. Pemirsa itu, pun sempat melepaskan candaan, “ada uang honor pemirsa ya…. Panitia itu, pun secara lugas menjawab , “ uang honor sudah di konversi kedalam bentuk Snack”.

KENTAL NUANSA POLITIK

Musikalisasi puisi pengantar diskusi buku JAKARTA MENYALA

Acara peluncuran buku yang seyogyanya, dimulai pada pukul 13.30.wib itu, mengalami ulur waktu, dan dimulai pada pukul 14.30.wib. Pengisi acara pun seketika berubah, yang seharusnya menjadi pembicara utama adalah Wakil gubernur, H. Rano Karno. dan narasumbernya adalah Chico Hakim (staf khusus gubernur Jakarta) dan Yuke Yurike (ketua komisi D DPRD Jakarta), menguap seketika. Baik Wakil gubernur, maupun staf khusus gubernur dan ketua komisi D DPRD Jakarta, tidak hadir, dan hanya diwakili oleh dinas perpustakaan Jakarta.

Acara diskusi pun digelar usai disuguhkan beberapa lagu dalam bentuk musikalisasi puisi. Acara diskusi itu, dipandu oleh Sihar Ramses Simatupang ( eks wartawan budaya koran Sinar harapan). Acara peluncuran buku JAKARTA MENYALA seratus hari kepemimpinan gubernur dan wakil gubernur Jakarta, relatif mirip dengan kegiatan sosialisasi politik pencitraan. Baik moderator (Sihar) maupun penulis bukunya ( Eko), menyampaikan uraiannya cenderung plat dan tendensius. Dalam awal pembukaannya, sang moderator, mengatakan, bahwa seratus hari kepemimpinan gubernur dan wakil gubernur dalam buku JAKARTA MENYALA, adalah terlalu singkat dan dini untuk menilai kepemimpinan orang nomor satu dan nomor dua di Jakarta.

Peluncuran buku berjudul JAKARTA MENYALA seratus hari pemerintahan gubernur Jakarta dan diskusi itu, kurang mendapatkan perhatian publik, atau sepi dari pemirsa. Beberapa kursi di bagian belakang sempat di lipat dari ruangan acara, dan terungkap box Snack menumpuk di kursi belakang panitia.

(as/mataconews)

Admin Matacon

Aswin di percaya sebagai pimred media portal berita mataconews. Dirinya, adalah seorang yang gemar sekali memulung hikmah dari kalangan bawah, marginal. Kini dirinya, aktif sebagai seorang Content kreator, Freelance writer, dan juga aktif di Komunitas Masyarakat Sastra Jakarta

Share
Published by
Admin Matacon

Recent Posts

Refly Harun, Panik ! Menyikapi Isu Perselingkuhan Dirinya Dengan Tifa, Diruang Publik ?

Kasus ijazah palsu Jokowi, memasukkan babak baru, yang semakin panas pasca tersangka Rismon Sianipar, mendapatkan…

6 jam ago

Mantan wakil presiden, Jusuf Kalla, Kritik Kebijakan Politik Pemerintah Terkait Dengan WFH : “ Bukan Solusi Jitu Tekan BBM “

Mantan wakil presiden RI, periode 2014-2019, Jusuf Kalla, kembali melakukan kritik terhadap kebijakan politik pemerintahan…

14 jam ago

Menko Airlangga, Akan melakukan pembatasan atau pengaturan pembelian BBM bersubsidi 50 L Perhari

Dari luar negeri, Menteri MenKo Perekonomian, Airlangga Hartarto, melakukan konferensi pers terkait dengan pembatasan atau…

2 hari ago

Pengacara Ade Darmawan, Meminta Polisi Untuk Menyelidiki Dugaan Keterlibatan Charlie Chaplin, Dalam Kasus ijazah palsu Jokowi

Pengacara Ade Darmawan, kembali mendatangi panggilan Polda Metrojaya, terkait dengan penandatanganan berkas perkara yang dilaporkannya.…

4 hari ago

Farhat & Rismon Bongkar Perselingkuhan Refly Harun & dr Tifa

Pengacara Farhat Abbas dan Rismon, berusaha membongkar diduga adanya hubungan emosional-perselingkuhan ntara Tifa dengan Refly…

4 hari ago

dr. Tifa Tifauzia, Cemas Dan Panik Tak Mendapatkan RJ Dari Jokowi, Singgung Andi Azwan Dan Farhat Abbas

Fenomena kasus ijazah palsu Jokowi, semakin panas pasca Rismon Sianipar, mendapatkan restoratif justice dari presiden…

5 hari ago