Warga masyarakat Kelurahan Utan panjang, penerima BLT, sedang menunggu nomor antrian panggilan. Foto : as-mataconews
Jakarta. Pencairan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT), bergulir di Kelurahan Utan panjang, Kecamatan Kemayoran, Jakarta pusat, Kamis, 27 November 2025. Kegiatan pencairan dana BLT itu, sudah berjalan selama tiga hari, dan akan berakhir pada Jumat sore.
Warga masyarakat penerima BLT, sudah hadir sejak pagi, sebelum layanan kelurahan dan PTSP dibuka. Sementara itu, antrian warga semakin bertambah dan pencairan belum juga dimulai. Padahal waktu sudah menunjukkan sekitar pukul 9 pagi. Terik matahari sudah merangkak naik, dan menyinari ruang terbuka tempat pencairan di halaman luar Kelurahan Utan panjang, Kecamatan Kemayoran, Jakarta pusat. Sebagian warga masyarakat yang sudah memasuki usia senja, berusaha mencari ruang yang tertutup menghindari sengatan matahari.
Warga masyarakat penerima manfaat BLT sedangkan melakukan verifikasi pencairan. Foto : as-mataconews
Terkait dengan penerima BLT dari kementerian sosial di Kelurahan Utan panjang, salah seorang pegawai kantor pos Indonesia, Yuliana, mengungkapkan, Bahwa sekitar dua ribu lebih penerimaan manfaat untuk program Bantuan Langsung Tunai. Dan pencairan BLT itu, sudah berlangsung sejak tiga hari lalu, di ruangan halaman kantor Kelurahan Harapan.
Ketika ditanyakan, ada seorang dari keluarga manfaat, yang tidak bisa datang langsung, dan harus diwakilkan oleh cucunya. Yulia, pun bertutur lugas, akan dipermudah urusannya.
Sebelumnya pihak pers dari Mataconews, mendengarkan keluhan dari seorang warga penerima manfaat tersebut. Bahwa penerima BLT adalah seorang perempuan sudah memasuki senja, dan tidak bisa melakukan pencairan dana BLT, lantaran sakit. Dan jika harus digendong ke lokasi, maka dirinya siap melakukan. Untuk mempermudah proses pencairannya, sang cucu, sudah mendapatkan surat kuasa pengambilan dari RT di wilayahnya, dan membuat sebuah testimoni neneknya dalam bentuk video.
Para warga masyarakat penerima manfaat bantuan sosial itu, terlihat sumringah diwajahnya, lantaran dapat mengurangi biaya kehidupannya sehari hari, terutama untuk pembelian sembako, yang harganya relatif sulit terjangkau untuk di konsumsi.
Diwilayah Kelurahan Utan panjang itu, terlihat lebih banyak orang-orang yang sudah memasuki usia senja.(Aswin/ matsconews).
Kasus ijazah palsu Jokowi, memasukkan babak baru, yang semakin panas pasca tersangka Rismon Sianipar, mendapatkan…
Mantan wakil presiden RI, periode 2014-2019, Jusuf Kalla, kembali melakukan kritik terhadap kebijakan politik pemerintahan…
Dari luar negeri, Menteri MenKo Perekonomian, Airlangga Hartarto, melakukan konferensi pers terkait dengan pembatasan atau…
Pengacara Ade Darmawan, kembali mendatangi panggilan Polda Metrojaya, terkait dengan penandatanganan berkas perkara yang dilaporkannya.…
Pengacara Farhat Abbas dan Rismon, berusaha membongkar diduga adanya hubungan emosional-perselingkuhan ntara Tifa dengan Refly…
Fenomena kasus ijazah palsu Jokowi, semakin panas pasca Rismon Sianipar, mendapatkan restoratif justice dari presiden…