Sejumlah preman di amankan pihak berwajib. (Foto: Republika/Ilustrasi)
Fenomena premanisme di Indonesia, sudah lumayan sangatlah mengkhawatirkan. Tidak hanya di kota, di desa pun sama saja. Tumbuh subur dan berkembangnya premanisme, tidaklah berdiri sendiri, melainkan terkait dengan orang orang di belakangnya, yang membekingi, atau melindunginya, sehingga para preman itu berani bertindak.
Fenomena premanisme, membuat para pekerja perkebunan merasakan ketidaknyamanannya, terutama di wilayah Sulawesi Selatan. Para preman di desa Bila, Kecamatan Pitu Riase, Sulawesi Selatan. Mereka para preman itu, memeras dan merampas hasil bumi masyarakat sekitar, berupa hasil bumi Jagung dan Kelapa sawit.
Kronologis peristiwa: ✔️tanggal 21 Oktober 2025merampas 1 truk bermuatan sawit ✔️tanggal 24 Oktober 2025merampas 1 truk bermuatan jagung dugaan PMH dan penyalahgunaan wewenang melakukan pemerasan dan perampasan HASIL BUMI 2 truk (jagung) dan1 truk (sawit) karena menolak bayar permintaan mereka.Nilai kerugian warga ratusan juta rupiah. Antara lain :warga Kampung Wala Kelurahan Batu Kecamatan Pitu Riase Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan.(Kontributor, Awaluddin : Sekretaris Pemantau Keuangan Negara -PKN, Kabupaten Sidenreng Rappang Sulawesi Selatan)
Kasus ijazah palsu Jokowi, memasukkan babak baru, yang semakin panas pasca tersangka Rismon Sianipar, mendapatkan…
Mantan wakil presiden RI, periode 2014-2019, Jusuf Kalla, kembali melakukan kritik terhadap kebijakan politik pemerintahan…
Dari luar negeri, Menteri MenKo Perekonomian, Airlangga Hartarto, melakukan konferensi pers terkait dengan pembatasan atau…
Pengacara Ade Darmawan, kembali mendatangi panggilan Polda Metrojaya, terkait dengan penandatanganan berkas perkara yang dilaporkannya.…
Pengacara Farhat Abbas dan Rismon, berusaha membongkar diduga adanya hubungan emosional-perselingkuhan ntara Tifa dengan Refly…
Fenomena kasus ijazah palsu Jokowi, semakin panas pasca Rismon Sianipar, mendapatkan restoratif justice dari presiden…