Mataconews – Pemerintah dinilai sukses menjaga stabilitas harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di tengah gejolak harga minyak dunia. Keberhasilan ini tidak hanya berperan sebagai peredam kejut (shock absorber) ekonomi, tetapi juga mendongkrak popularitas pemerintahan secara signifikan, baik di dalam negeri maupun di mata dunia.
Dalam analisisnya, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) disebut memiliki peran ganda yang krusial. APBN berfungsi sebagai shock absorber yang menyerap gejolak kenaikan harga minyak global, sekaligus sebagai engine atau mesin penggerak perekonomian.
“Sekarang ini, ketika harga minyak dunia naik, kita serap di sini. Karena itulah harga BBM tidak naik, dan sekarang popularitas pemerintah naik kencang sekali ke atas,” ujar Purbaya, dalam keterangannya belum lama ini.
Menteri Purbaya menambahkan bahwa lonjakan popularitas ini menjadi modal penting untuk menambah komponen stabilitas ekonomi. Dengan stabilitas yang terjaga, pemerintah dapat fokus menjalankan berbagai program strategis yang telah direncanakan.
Baca juga : Indonesia economic outlook ‘2026. Presiden Prabowo Subianto, MBG mampu membangun kemandirian bangsa
Namun, ia juga menekankan bahwa keseimbangan antara fungsi shock absorber dan engine hanya bisa tercapai melalui kerja sama tim yang solid. Menurutnya, tim ekonomi saat ini memiliki kinerja yang luar biasa, bahkan mampu bersaing dengan negara-negara tetangga.
“Tim kita itu jago, cuma sayangnya masih kurang dihargai. Kita jago dibanding negara-negara tetangga kita. Berarti timnya bagus sekali di sini,” tegasnya.
Purbaya juga mengungkapkan momen krusial saat dirinya dipanggil ke Kertanegara di tengah tekanan kenaikan harga minyak dunia. Saat itu, Presiden menanyakan kesiapan APBN menghadapi harga minyak yang melonjak.
“Saya ditanya Pak Presiden, gimana APBN? Saya jawab, ‘Aman Pak.’ Beliau tanya lagi, ‘Kalau 100?’ Saya jawab, ‘Aman Pak.’ Sudah kita itu sampai 100 aman semua,” ungkapnya, menunjukkan kesiapan fiskal Indonesia dalam menghadapi tekanan eksternal.
Dengan strategi pengelolaan APBN yang matang, pemerintah optimistis stabilitas harga BBM akan terus terjaga, menjaga daya beli masyarakat, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap kepemimpinan nasional. (A).
Kasus ijazah palsu Jokowi, memasukkan babak baru, yang semakin panas pasca tersangka Rismon Sianipar, mendapatkan…
Mantan wakil presiden RI, periode 2014-2019, Jusuf Kalla, kembali melakukan kritik terhadap kebijakan politik pemerintahan…
Dari luar negeri, Menteri MenKo Perekonomian, Airlangga Hartarto, melakukan konferensi pers terkait dengan pembatasan atau…
Pengacara Ade Darmawan, kembali mendatangi panggilan Polda Metrojaya, terkait dengan penandatanganan berkas perkara yang dilaporkannya.…
Pengacara Farhat Abbas dan Rismon, berusaha membongkar diduga adanya hubungan emosional-perselingkuhan ntara Tifa dengan Refly…
Fenomena kasus ijazah palsu Jokowi, semakin panas pasca Rismon Sianipar, mendapatkan restoratif justice dari presiden…