MATACONEWS. Mantan Bupati Indramayu, Nina Agustina Da’i Bachtiar, mengambil langkah politik baru dengan menemui Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). Dalam pertemuan tersebut, putri dari mantan Kapolri Da’i Bachtiar ini menyatakan diri bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) setelah sebelumnya meninggalkan PDI Perjuangan (PDIP).
Baca juga : Gibran deklarasi di Sulawesi, serangkaian kegiatan PSI
Momen silaturahmi antara Nina Agustina dan Jokowi berlangsung hangat. Dalam video yang beredar, terlihat Jokowi menyambut kedatangan Nina dengan ramah.
“Eh, Nina sini. Nah, ini ibu Nina mantan Bupati Indramayu. Alhamdulillah hari ini bisa silaturahmi ke Bapak,” ujar Nina dalam pertemuan tersebut.
Memohon Restu dan Kenangan Panen Raya
Nina mengungkapkan bahwa kedatangannya kali ini adalah untuk bersilaturahmi dan memohon restu. Ia juga mengenang kunjungan Jokowi ke Indramayu saat panen raya yang terjadi sebanyak dua kali.
“Bisa ketemu sama Bapak. Dulu kan Bapak ke Indramayu pada saat panen raya di Indramayu dua kali, beliau hadir. Ya mudah-mudahan Indramayu akan lebih baik lagi,” kenangnya.
Alasan Politik dan Bergabung dengan PSI
Saat ditanya mengenai perbedaan pandangan politik dengan partai lamanya, Nina mengakui bahwa ada perbedaan. Namun, ia enggan merinci lebih lanjut dan memilih untuk fokus pada langkah barunya di PSI.
“Ya restunya Ibu Nina bergabung bersama kita membesarkan PSI di Jawa Barat,” ujar seorang tokoh yang mendampingi pertemuan tersebut.
Ketika ditanya secara langsung mengapa memilih PSI, Nina menjawab dengan diplomatis.
“Ga ada, semuanya adalah yang terbaik. Saya pernah bergabung, memberikan saya apa namanya, kebaikan lah untuk di Indramayu. Saat ini mungkin saya bergabung dengan bapak di PSI, Insya Allah untuk Jawa Barat,” ungkap Nina.
Langkah Nina Agustina ini menambah daftar panjang tokoh yang beralih dukungan menjelang kontestasi politik mendatang, sekaligus menjadi suntikan energi baru bagi PSI di Jawa Barat. (A).
Kasus ijazah palsu Jokowi, memasukkan babak baru, yang semakin panas pasca tersangka Rismon Sianipar, mendapatkan…
Mantan wakil presiden RI, periode 2014-2019, Jusuf Kalla, kembali melakukan kritik terhadap kebijakan politik pemerintahan…
Dari luar negeri, Menteri MenKo Perekonomian, Airlangga Hartarto, melakukan konferensi pers terkait dengan pembatasan atau…
Pengacara Ade Darmawan, kembali mendatangi panggilan Polda Metrojaya, terkait dengan penandatanganan berkas perkara yang dilaporkannya.…
Pengacara Farhat Abbas dan Rismon, berusaha membongkar diduga adanya hubungan emosional-perselingkuhan ntara Tifa dengan Refly…
Fenomena kasus ijazah palsu Jokowi, semakin panas pasca Rismon Sianipar, mendapatkan restoratif justice dari presiden…