MATACONEWS – Jakarta. Polda Metro Jaya berkomitmen mengusut tuntas kasus penyiraman air keras yang menimpa seorang aktivis LSM. Insiden ini menjadi prioritas utama kepolisian dalam upaya pengungkapan pelaku dan motif di balik aksi kekerasan tersebut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, dalam keterangannya, menyampaikan bahwa penyidik telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), menganalisis rekaman CCTV, serta memeriksa sejumlah saksi. “Kami juga akan berkordinasi dengan korban yang saat ini masih menjalani perawatan intensif. Kami berharap korban segera pulih dan diberikan kekuatan,” ujarnya.
Investigasi Ilmiah dan Klarifikasi Foto CCTV
Polda Metro Jaya menegaskan akan menangani perkara ini secara scientific investigation atau investigasi ilmiah. “Kami profesional dan akuntabel dalam setiap langkah penegakan hukum,” tambahnya.
Terkait beredarnya foto hasil tangkapan layar CCTV yang memperlihatkan dua orang diduga pelaku, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya. “Kami meyakini foto tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI). Hal ini diduga sengaja dibuat untuk menyesatkan proses penyelidikan,” jelasnya.
Imbauan untuk Masyarakat
Polisi meminta masyarakat bijak dalam menyikapi informasi yang beredar, terutama di media sosial. “Kami mohon dukungan dan ruang bagi penyidik untuk bekerja secara fokus. Jangan sampai proses penyelidikan terganggu oleh hal-hal yang sengaja dibuat untuk mengaburkan fakta,” tegasnya.
Polda Metro Jaya juga mengajak warga yang memiliki informasi valid untuk segera melapor, sehingga pelaku penyiraman air keras dapat segera ditangkap dan diproses hukum.
“Kami mengecam keras tindakan kekerasan ini. Semua pihak harus memberi kesempatan kepada penyidik agar penanganan perkara berjalan murni dan tidak terdistraksi,” pungkasnya. (A).