Nasional

Kritik Ustaz Felix Siauw soal Kebijakan Prabowo di Gaza, Begini Respons Hasan Nasbi

Berbagi and sharing

MATACONEWS – Jakarta. Polemik terkait kebijakan luar negeri Presiden Prabowo Subianto terkait konflik Gaza kembali mencuat. Kali ini, Ustaz Felix Siauw melontarkan kritik tajam terhadap keputusan Indonesia bergabung dalam Board of Peace (BOP) dan International Stabilization Force (ISF). Menanggapi hal tersebut, pengamat politik Hasan Nasbi memberikan pemahaman mendalam mengenai kompleksitas situasi di Gaza dan peluang yang mungkin terbuka bagi Indonesia.

Kritik Felix Siauw: Indonesia Masuk Pasukan Internasional?

Dalam pernyataannya, Ustaz Felix Siauw menyoroti keterlibatan Indonesia dalam ISF yang disebutnya bertugas melucuti senjata pejuang Gaza. Ia mengajak umat Islam untuk beristighfar dan berdoa agar terhindar dari apa yang disebutnya sebagai “makar”.

Baca juga : Board Of Peace Menguat, Indonesia Teken Piagam di Davos

“Indonesia termasuk pasukan dari ISF, yaitu pasukan yang tugas pertamanya melucuti senjata pejuang-pejuang yang ada di Gaza,” ujar Felix Siauw dalam sebuah kanal YouTube.

Kritik ini sontak memicu perdebatan di media sosial, mengingat Prabowo selama ini dikenal vokal membela kemerdekaan Palestina.

Kritik ini sontak memicu Hasan Nasbi: Jangan Mudah Menilai Tanpa Memahami Konteks

Menanggapi kritik tersebut, Hasan Nasbi memberikan perspektif berbeda. Ia menegaskan bahwa untuk memahami kebijakan presiden, kita harus melihat realitas geopolitik yang ada.

“Kayak Felix Siauw yang marah-marah, ini Prabowo zalim sekali. Mungkin kamu nggak bakal bisa ngerti tentang cara berpikirnya presiden,” kata Hasan.

Ia mempertanyakan apakah ada satu pun instrumen, termasuk PBB, yang bisa memaksa tentara asing masuk ke Gaza. “Nggak ada. PBB sekalipun nggak bisa resolusi karena ada hak veto di Dewan Keamanan,” tegasnya.

Inisiatif Donald Trump dan Peluang Indonesia

Hasan menjelaskan bahwa ada inisiatif baru yang mungkin melibatkan berbagai kepentingan, termasuk dari tokoh seperti Donald Trump. Namun, di balik itu semua, ada peluang yang selama ini diidamkan Prabowo.

“Cita-cita Pak Prabowo sederhana: Gaza hanya bisa damai kalau ada tentara perdamaian internasional di sana. Dengan inisiatif ini, tentara Indonesia bisa masuk, tentara Pakistan bisa masuk,” ungkapnya.

Ia mencontohkan pengalaman ajudannya yang pernah dikirim ke Mesir sebagai bagian dari misi kapal kesehatan TNI-AL. “Berbulan-bulan di sana nggak bisa masuk Gaza karena blokade. Mau bagaimana pun opini dunia dibentuk, tetap nggak bisa,” kenangnya.

Apa Itu Board of Peace (BOP) dan ISF?

Board of Peace adalah lembaga baru yang digagas untuk menjaga stabilitas global, sementara ISF (International Stabilization Force) dirancang sebagai pasukan multinasional yang dapat ditempatkan di zona konflik. Indonesia, di bawah kepemimpinan Prabowo, menunjukkan komitmennya dengan bergabung dalam inisiatif tersebut, meskipun menuai pro dan kontra di dalam negeri.

Kesimpulan

Perbedaan pandangan antara Ustaz Felix Siauw dan Hasan Nasbi mencerminkan kompleksitas politik luar negeri Indonesia terkait Palestina. Di satu sisi, ada kekhawatiran akan peran Indonesia yang dianggap melemahkan perjuangan Gaza. Di sisi lain, ada keyakinan bahwa kehadiran pasukan perdamaian justru bisa membuka akses bantuan dan melindungi warga sipil.

Publik kini menanti langkah konkret pemerintah dalam menjalankan misi perdamaian tersebut, sembari berharap agar kepentingan rakyat Palestina tetap menjadi prioritas utama. (A).

Admin Matacon

Recent Posts

Bank BJB Diduga Beri Kredit Jaminan Sertifikat Tanah Tanpa Izin Pemilik, Istri Kaget Suami Pinjam Uang Pakai Sertifikat Miliknya

Banten - Dugaan pelanggaran prosedur perbankan kembali mencuat ke publik. Bank BJB (Bank Pembangunan Daerah…

20 jam ago

Quo Vadis AJ-DKJ? Polemik Kepemimpinan dan Gugatan Hukum Mewarnai Diskusi Terbuka

Jakarta – Isu kepemimpinan di Akademi Jakarta (AJ) dan Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) kembali mencuat…

3 hari ago

Malam Puncak HUT RI Ke-81 di RW 01 Kemayoran: Antusiasme Warga Tereduksi oleh Teknis Acara

Jakarta, Mataconews – Semarak peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 masih terasa di berbagai penjuru…

2 minggu ago

Mengenang Masa Lalu, RW 01, Gelar Hiburan Layar Tancap

Jakarta, Matacones.com – Dalam rangka memperingati satu abad kemerdekaan Indonesia atau HUT Kemerdekaan RI ke-81,…

3 minggu ago

Pejabat Sidak Tanpa Bertindak, Ruang Publik Disikat

Mataconews - Jakarta — Keluhan warga soal menyempitnya ruang publik di RW 01 dan RW…

3 minggu ago

IKAMA, Warung Madura Buka 24 Jam, “Kami Multifungsi”

Mataconews - Jakarta. Keberadaan warung-warung di berbagai pelosok negeri menjadi pemandangan akrab bagi masyarakat Indonesia.…

3 minggu ago