Ekonomi

MenKo Perekonomian, Airlangga Hartarto, bicara tentang rencana efisiensi Anggaran Perang

Berbagi and sharing

Mataconews – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, akhirnya angkat bicara mengenai rencana efisiensi anggaran di tengah ketidakpastian global. Dalam pernyataannya, ia membeberkan skenario yang digunakan pemerintah untuk mengantisipasi dampak ekonomi akibat konflik yang sedang berlangsung.

Airlangga menjelaskan bahwa langkah pemotongan anggaran saat ini merupakan bagian dari strategi fiskal untuk menjaga disiplin, terutama agar defisit tidak melebihi batas aman 3 persen. Berbeda dengan situasi kritis atau krisis yang biasanya membutuhkan skenario darurat, pemerintah kali ini mengambil langkah antisipatif dengan menyesuaikan anggaran secara bertahap.

“Ini adalah skenario perang yang relatif panjang. Kita belum tahu konflik ini akan berlangsung berapa lama. Saat ini kita sudah memasuki bulan kelima, dan perkiraan awal bisa mencapai enam bulan hingga akhir tahun. Itu adalah worst case scenario-nya,” ujar Airlangga.

Meski demikian, ia menekankan bahwa situasi masih sangat dinamis. Konflik baru berlangsung sekitar dua minggu, sehingga pemerintah masih terus mengevaluasi perkembangan dari waktu ke waktu. “Seperti saat pandemi COVID-19 lalu, kita juga melakukan evaluasi secara dinamis. Jadi belum ada angka pasti, semuanya tergantung perkembangan harga dan durasi perang,” tambahnya.

Lantas, sektor mana saja yang menjadi fokus efisiensi? Airlangga menegaskan bahwa program-program prioritas dan unggulan tetap berjalan tanpa pemotongan. Anggaran besar seperti MDG dan Kopansi Desa Merah Putih disebutnya tidak akan tersentuh, karena merupakan investasi jangka panjang bagi masyarakat.

“Anggaran program unggulan tidak ada yang diubah. Semua tetap berjalan, karena itu adalah investasi untuk masa depan. Yang kita lakukan adalah optimalisasi, termasuk potensi penambahan anggaran dari sektor-sektor lain,” jelasnya.

Pernyataan ini diharapkan dapat memberikan kejelasan bagi publik dan pelaku pasar mengenai arah kebijakan fiskal pemerintah ke depan. Pemerintah, kata Airlangga, akan terus memantau perkembangan global dan menyesuaikan kebijakan agar tetap responsif namun tidak mengganggu stabilitas ekonomi nasional. (A).

Admin Matacon

Recent Posts

Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak, Ungkap Dugaan Kartel Haji Dan Praktik Mafia Haji

Jakarta, MataConews – Praktik gelap di balik penyelenggaraan ibadah haji kembali menjadi sorotan. Wakil Menteri…

2 hari ago

Pramono Anung Sindir Politikus Pindah Partai: “Tak Akan Pernah Jadi Besar!”

Mataconews - Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melontarkan pernyataan menohok terkait loyalitas partai politik.…

3 hari ago

Sayembara Kritik : “Lemahnya Ekosistem Seni Dalam Ruang Apresiasi

Mataconews, Jakarta – Suasana hangat dan penuh tawa mewarnai acara Penganugerahan Pemenang Sayembara Kritik Sastra…

6 hari ago

Peluncuran Buku Enam Simponi Aksara Telah Menampar Wajah Literasi Betawi ?

Mataconews, Jakarta – Suasana seni dan sastra semakin semarak di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta…

6 hari ago

Presiden Prabowo Subianto, Singkap Tabir Kepalsuan Ekonomi

Jakarta, Nataconews - Presiden Prabowo Subianto secara blak-blakan mengungkapkan adanya praktik pemalsuan data, pemalsuan dagang,…

1 minggu ago

Kental Kekuasaan. Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tidak Ditahan

Mataconews - Jakarta. Kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus),…

1 minggu ago