Pendidikan

Menteri Agama, mendukung Pembatasan Usia Penggunaan Media Sosial

Berbagi and sharing

Mataconews – Mulai 28 Maret 2026, anak-anak di bawah usia 16 tahun akan dibatasi aksesnya terhadap media sosial. Kebijakan yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Tunas ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Agama.

Menteri Agama menegaskan bahwa langkah ini bukan bentuk pembatasan, melainkan upaya strategis untuk memperkuat jati diri dan akhlak anak sebelum mereka memasuki kompleksitas dunia maya.

“Ruang digital adalah rimba tanpa batas yang menuntut kesiapan mental dan spiritual. Menunda akses media sosial bagi anak adalah upaya untuk penguatan jati diri dan akhlak sebelum mereka terpapar kompleksitas dunia maya,” ujar Menteri Agama.

Kementerian Agama menyebut regulasi ini sebagai bentuk intervensi positif negara untuk melindungi tumbuh kembang generasi muda. Fondasi agama dan etika, menurutnya, harus tertanam kuat di lingkungan keluarga dan pendidikan terlebih dahulu.

Baca juga : Menteri Agama, Nasaruddin Umar, lolos gratifikasi

“Kita ingin memastikan bahwa fondasi agama dan etika tertanam kuat di lingkungan keluarga dan pendidikan sebelum mereka melangkah ke jagat digital,” tegasnya.

Dalam arahannya, Menteri Agama meminta seluruh madrasah dan lembaga pendidikan keagamaan untuk mengawal kebijakan ini. Ia mendorong agar momen ini dimanfaatkan untuk mengoptimalkan literasi dan pembentukan karakter murid secara lebih mendalam.

“Saya minta seluruh madrasah dan lembaga pendidikan keagamaan untuk mengawal kebijakan ini. Jadikan momentum ini untuk mengoptimalkan literasi dan karakter murid secara lebih mendalam,” imbaunya.

Tak lupa, ia juga menyampaikan pesan kepada para guru, kiai, dan orang tua untuk mendampingi anak-anak dengan kasih sayang.

“Mari dampingi anak-anak kita dengan kasih sayang. Kita siapkan mereka menjadi generasi yang tidak hanya cerdas digital, tetapi juga berilmu, berakhlak, dan bertanggung jawab,” pungkasnya.

Dengan dukungan dari Kementerian Agama, PP Tunas diharapkan dapat menjadi benteng awal dalam membentengi generasi muda dari dampak negatif ruang digital tanpa menghilangkan kesempatan mereka untuk tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter. (A)

Admin Matacon

Aswin di percaya sebagai pimred media portal berita mataconews. Dirinya, adalah seorang yang gemar sekali memulung hikmah dari kalangan bawah, marginal. Kini dirinya, aktif sebagai seorang Content kreator, Freelance writer, dan juga aktif di Komunitas Masyarakat Sastra Jakarta

Recent Posts

Mantan Wamen Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan Alias Noel, Mengakui Telah Melakukan Pemerasan

Mataconews – Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer Gerungan atau yang akrab disapa Noel, mengakui…

2 hari ago

Menangis. Kisah Humanis Hakim Frank Caprio, Dari Providence, Amerika, Saat Sidang Pengadilan

Seorang hakim terkenal di Providence, Amerika, Hakim Frank Caprio, kembali menunjukkan sisi humanisnya dalam sebuah…

2 hari ago

Sejarawan Nasional, Anhar Gonggong, Nadiem Makarim, Memiliki Niat Jahat, Dan Merusak Pendidikan

Mataconews – Kritik tajam terhadap Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim, kembali dilontarkan oleh sejarawan senior, Anhar…

3 hari ago

Roy Riady Adalah Sosok JPU Fenomenal, Yang Menuntut 18 Tahun Penjara Bagi Eks Menteri Pendidikan Nadiem Makarim

Mataconews – Sosok Jaksa Penuntut Umum (JPU) Roy Riady tengah menjadi sorotan publik setelah dengan…

4 hari ago

Pengacaranya Dan Juga Fungsionaris DPP PDI-P, Todung Mulya Lubis, Memberikan Dukungan Moral Kepada Nadiem Makarim

Mataconews - Todung Mulya Lubis, pengacara senior yang juga menjabat sebagai fungsionaris DPP PDI-P, memberikan…

5 hari ago

Sosok Dyastasita Widya Budi , Juri Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kalbar, Pejabat PPK, Yang Pernah Dipanggil KPK

Mataconews – Lomba cerdas cermat 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat baru-baru ini tidak…

7 hari ago