Politik

Presiden Prabowo Subianto, Singkap Tabir Kepalsuan Ekonomi

Berbagi and sharing

Jakarta, Nataconews – Presiden Prabowo Subianto secara blak-blakan mengungkapkan adanya praktik pemalsuan data, pemalsuan dagang, hingga penyelundupan di bawah kepemimpinannya. Hal ini ia sampaikan dalam pernyataan resmi yang mengungkap kondisi ekonomi nasional yang memprihatinkan.

Ribuan Triliun Mengalir Keluar Akibat Distorsi Ekonomi

Kepala Negara mengakui bahwa dirinya bersama Wakil Presiden tidak menduga besarnya masalah yang terjadi. “Terjadi suatu distorsi terhadap perekonomian kita, telah terjadi mengalir keluar kekayaan kita secara signifikan,” ujar Presiden Prabowo.

Angka yang disebutkan pun mencengangkan. Ribuan triliun rupiah bahkan setara ratusan miliar dolar AS diperkirakan mengalir keluar setiap tahunnya.

Modus Under-Invoicing dan Pemalsuan Laporan

Presiden Prabowo secara rinci menjelaskan beberapa modus yang merugikan negara:

· Transfer pricing atau pengalihan laba antar perusahaan

· Penyelundupan berbagai komoditas

“Hal-hal yang sesungguhnya tidak masuk akal dan tidak adil bagi bangsa kita,” tegas Presiden.

Data Internasional Jadi Acuan

Yang menarik, Presiden menegaskan bahwa temuan ini bukanlah data internal pemerintah. “Ini data internasional, ini data dari lembaga-lembaga internasional, ini data dari PBB, diantaranya,” jelasnya.

Komitmen Pemberantasan

Pernyataan ini menegaskan komitmen pemerintahan Prabowo-Gibran untuk memberantas praktik kecurangan ekonomi yang telah lama merugikan keuangan negara. Langkah tegas terhadap pemalsuan data dan penyelundupan menjadi prioritas dalam upaya penyelamatan aset bangsa. (A)

Admin Matacon

Recent Posts

Anggota DPRD Jakarta Wa Ode Herlina Didesak Jawab Polemik Pengurus AJ-DKJ, Pilih Menghindar saat Reses di Kemayoran

JAKARTA — Fenomena politik Jakarta kembali mewarnai ruang publik di Kelurahan Harapan Mulia, Kecamatan Kemayoran,…

13 jam ago

Bank BJB Diduga Beri Kredit Jaminan Sertifikat Tanah Tanpa Izin Pemilik, Istri Kaget Suami Pinjam Uang Pakai Sertifikat Miliknya

Banten - Dugaan pelanggaran prosedur perbankan kembali mencuat ke publik. Bank BJB (Bank Pembangunan Daerah…

2 hari ago

Quo Vadis AJ-DKJ? Polemik Kepemimpinan dan Gugatan Hukum Mewarnai Diskusi Terbuka

Jakarta – Isu kepemimpinan di Akademi Jakarta (AJ) dan Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) kembali mencuat…

4 hari ago

Malam Puncak HUT RI Ke-81 di RW 01 Kemayoran: Antusiasme Warga Tereduksi oleh Teknis Acara

Jakarta, Mataconews – Semarak peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 masih terasa di berbagai penjuru…

2 minggu ago

Mengenang Masa Lalu, RW 01, Gelar Hiburan Layar Tancap

Jakarta, Matacones.com – Dalam rangka memperingati satu abad kemerdekaan Indonesia atau HUT Kemerdekaan RI ke-81,…

3 minggu ago

Pejabat Sidak Tanpa Bertindak, Ruang Publik Disikat

Mataconews - Jakarta — Keluhan warga soal menyempitnya ruang publik di RW 01 dan RW…

3 minggu ago