Ekonomi

Purbaya Yudhi Sadewa, mengaku geram kepada ekonom-ekonom yang menyebut ekonomi Indonesia Hancur

Berbagi and sharing

Mataconews.com – Ekonom senior sekaligus mantan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, angkat bicara tegas terkait narasi negatif yang menyebut ekonomi Indonesia sedang hancur. Ia mengaku geram dengan pernyataan sejumlah ekonom yang dinilainya hanya mencari sensasi tanpa didukung data akurat.

“Suruh belajar yang betul. Kalau emang jelek, kita betulin. Semuanya konversi sama, artinya emang ekonomi memang betul, memang baik,” ujar Purbaya dengan nada tinggi.

Pernyataan ini disampaikan menanggapi banyaknya konten di media sosial, terutama TikTok, yang menyebut fundamental ekonomi Indonesia sedang terpuruk. Menurut Purbaya, klaim tersebut tidak berdasar dan justru berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap perekonomian nasional.

“Coba lihat data yang betul, suruh belajar yang betul. Kalau udah bagus, saya betulin sebelah mana. Dia cuma menimbulkan sensasi negatif aja, dia menimbulkan sentiment negatif ke ekonomi,” tegasnya.

Purbaya bahkan menantang pihak-pihak yang kerap menyudutkan kondisi ekonomi untuk berdebat secara ilmiah. Ia menyayangkan jika pernyataan negatif justru datang dari orang-orang yang tidak memiliki latar belakang pendidikan ekonomi.

“Mungkin dia terlambat kemarin beli saham, jadi pengen beli di bawah. Mereka nggak pernah belajar ekonomi, nggak pernah kuliah ekonomi. Kenapa nggak saya ajak debat? Dia nggak punya data,” sindirnya.

Baca juga : Menteri keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, meminta uang negara dikembalikan

Lebih lanjut, Purbaya mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi ekonomi, terutama yang beredar di media sosial. Ia menekankan pentingnya literasi dan pemahaman data sebelum menilai kondisi ekonomi suatu negara.

“Saya juga belajar dulu sampai pas masuk PSP (Program S3) aja nggak ngerti apa-apa. Jadi saya ngerti kayak gitu. Orang di warung-warung masih jago baca-baca ini. Ini nggak, karena dia punya kemauan,” tutupnya.

Pernyataan Purbaya ini menjadi tamparan keras bagi para penyebar narasi pesimistis dan sekaligus pengingat bahwa stabilitas ekonomi tetap terjaga jika dilihat dari data dan indikator makro yang valid. (A).

Admin Matacon

Recent Posts

Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak, Ungkap Dugaan Kartel Haji Dan Praktik Mafia Haji

Jakarta, MataConews – Praktik gelap di balik penyelenggaraan ibadah haji kembali menjadi sorotan. Wakil Menteri…

2 hari ago

Pramono Anung Sindir Politikus Pindah Partai: “Tak Akan Pernah Jadi Besar!”

Mataconews - Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melontarkan pernyataan menohok terkait loyalitas partai politik.…

3 hari ago

Sayembara Kritik : “Lemahnya Ekosistem Seni Dalam Ruang Apresiasi

Mataconews, Jakarta – Suasana hangat dan penuh tawa mewarnai acara Penganugerahan Pemenang Sayembara Kritik Sastra…

6 hari ago

Peluncuran Buku Enam Simponi Aksara Telah Menampar Wajah Literasi Betawi ?

Mataconews, Jakarta – Suasana seni dan sastra semakin semarak di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta…

6 hari ago

Presiden Prabowo Subianto, Singkap Tabir Kepalsuan Ekonomi

Jakarta, Nataconews - Presiden Prabowo Subianto secara blak-blakan mengungkapkan adanya praktik pemalsuan data, pemalsuan dagang,…

1 minggu ago

Kental Kekuasaan. Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tidak Ditahan

Mataconews - Jakarta. Kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus),…

1 minggu ago