Politik

Mantan wakil presiden, Jusuf Kalla, Kritik Kebijakan Politik Pemerintah Terkait Dengan WFH : “ Bukan Solusi Jitu Tekan BBM “

Berbagi and sharing

Mataconews – Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, melontarkan kritik tajam terhadap kebijakan pemerintah yang menerapkan work from home (WFH) sebagai upaya penghematan energi. Menurutnya, kebijakan tersebut tidak tepat sasaran dan bukan solusi jitu untuk menekan penggunaan bahan bakar minyak (BBM).

“WFH itu ingin menghemat energi. Ada dua hal di sini. Kalau di kantor, energi yang dipakai seperti lampu, AC. Itu tidak ada hubungannya dengan BBM, karena berasal dari listrik,” ujar JK, sapaan akrabnya, di Jakarta, baru-baru ini.

Ia menjelaskan, sumber listrik di Jakarta dan Jawa Barat mayoritas masih berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berbahan bakar batu bara, bukan BBM. “Listrik di Jakarta ini sebagian besar dari PLTU. PLTU membakarnya batu bara. Jadi tidak ada hubungannya dengan BBM,” tegasnya.

Baca juga : JK Dan Anies, Serang Presiden Prabowo Subianto

Lebih lanjut, JK menyoroti bahwa penghematan BBM seharusnya lebih difokuskan pada pengurangan mobilitas pegawai ke kantor. Namun, menurutnya, hal itu bisa diatasi dengan cara lain, seperti memanfaatkan transportasi sederhana hingga bersepeda, terutama di daerah kabupaten yang kecil.

Yang menjadi kekhawatiran utama JK adalah dampak negatif WFH terhadap produktivitas dan pelayanan publik. “Efeknya mereka tidak kerja. Layanan pemerintah itu besar sekali. Apalagi kalau masih diminta pengusaha lagi. Bagaimana penjualan, bagaimana produksi? Kita turun. Itu bahaya sekali akibatnya,” imbuhnya.

JK mengingatkan agar pemerintah tidak mendidik budaya instan dengan beristirahat saat menghadapi krisis. “Jangan kita mendidik, mengajar, memberikan budaya, kalau ada masalah suruh istirahat. Ini dalam kondisi krisis, kita harus lebih produktif. Harus bekerja dengan betul,” pungkasnya.

Kritik ini menambah daftar suara yang menilai kebijakan WFH tidak efektif jika tujuan utamanya hanya penghematan energi, tanpa memperhatikan produktivitas nasional. (A).

Admin Matacon

Aswin di percaya sebagai pimred media portal berita mataconews. Dirinya, adalah seorang yang gemar sekali memulung hikmah dari kalangan bawah, marginal. Kini dirinya, aktif sebagai seorang Content kreator, Freelance writer, dan juga aktif di Komunitas Masyarakat Sastra Jakarta

Recent Posts

Menko Airlangga, Akan melakukan pembatasan atau pengaturan pembelian BBM bersubsidi 50 L Perhari

Dari luar negeri, Menteri MenKo Perekonomian, Airlangga Hartarto, melakukan konferensi pers terkait dengan pembatasan atau…

2 hari ago

Pengacara Ade Darmawan, Meminta Polisi Untuk Menyelidiki Dugaan Keterlibatan Charlie Chaplin, Dalam Kasus ijazah palsu Jokowi

Pengacara Ade Darmawan, kembali mendatangi panggilan Polda Metrojaya, terkait dengan penandatanganan berkas perkara yang dilaporkannya.…

4 hari ago

Farhat & Rismon Bongkar Perselingkuhan Refly Harun & dr Tifa

Pengacara Farhat Abbas dan Rismon, berusaha membongkar diduga adanya hubungan emosional-perselingkuhan ntara Tifa dengan Refly…

4 hari ago

dr. Tifa Tifauzia, Cemas Dan Panik Tak Mendapatkan RJ Dari Jokowi, Singgung Andi Azwan Dan Farhat Abbas

Fenomena kasus ijazah palsu Jokowi, semakin panas pasca Rismon Sianipar, mendapatkan restoratif justice dari presiden…

4 hari ago

Dramaturgi, Pembebasan Kolong : “ Manusia Makhluk Visual “

Forum Dramaturgi Jakarta (FDJ), menggelar Dialektika Naskah Pembebasan Kolong, karya Muhammad Panji Gozali. Naskah tersebut,…

5 hari ago

Menteri Agama, mendukung Pembatasan Usia Penggunaan Media Sosial

Menteri agama, Nasaruddin Umar, mendukung kebijakan politik dari Kekemebterian Komdigi, Tunas, terkait dengan penggunaan media…

5 hari ago