Nasional

PRESIDEN PARTAI BURUH,SAID IQBAL, MENGKRITIK KERAS PEMBOHONG PUBLIK KEMENTERIAN TENAGA KERJA TENTANG THR

Berbagi and sharing

Jakarta, MATA CONEWSPresiden Partai Buruh, Said Iqbal, melontarkan kritik pedas terhadap pernyataan pejabat Kementerian Tenaga Kerja yang menyebut pengemudi ojek online (ojol) akan mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) sebesar Rp1 juta. Ia menegaskan klaim tersebut tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan dan hanya bentuk pembohongan publik.

“Bohong! Itu hanya Rp50 ribu, bukan Rp1 juta,” tegas Said Iqbal dalam pernyataannya di ruang publik, baru-baru ini.

Said Iqbal menjelaskan bahwa pernyataan pejabat publik yang memberikan angka fantastis tersebut tidak berdasar. Ia membandingkannya dengan realisasi bantuan hari raya tahun lalu yang hanya berkisar Rp50 ribu per pengemudi. Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa hampir 40 persen pengemudi ojol justru tidak menerima bantuan apa pun karena persyaratan yang sangat ketat.

“Sudahlah, hentikan kebohongan ini. Tahun lalu saja faktanya cuma Rp50 ribu. Banyak ojol yang jadi anggota KSP atau MSPMI, mana ada yang dapat Rp1 juta? Bahkan, 40 persen lainnya dapat nol rupiah,” ungkapnya dengan nada kecewa.

Kritik ini tidak hanya ditujukan kepada Menteri Tenaga Kerja, tetapi juga kepada Menteri Koordinator Perekonomian yang sebelumnya sempat menyebut angka Rp400 ribu. Said Iqbal menilai pejabat publik kerap berbicara tanpa data valid, yang justru merugikan pekerja lepas seperti pengemudi ojol.

“Kalau benar Rp400 ribu, kan sudah ada screenshot-nya. Ini bukti mereka sesuka hati bicara di ruang publik. Jangan korbankan kami, para pekerja, demi pencitraan,” tutup Said Iqbal.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kementerian Tenaga Kerja masih enggan memberikan tanggapan resmi terkait tuduhan tersebut. (A)

Admin Matacon

Recent Posts

SekjenDPP PDIP Hasto Kristiyanto Menumpahkan Dendam Politiknya Kepada Jokowi, Di Hari Kesaktian Pancasila?

Mataconews – Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, kembali menyoroti kondisi fiskal yang tengah dihadapi…

6 jam ago

Pengurusan Yayasan Masjid Sukamulia, Gelar Makan Soto Berjama’ah Di Plaza

mataconews.com, Jakarta – Suasana kebersamaan terlihat di Plaza Sukamulia pada Jumat malam, 29 Mei 2026.…

3 hari ago

Wukuf Di Galery Nasional, Melahirkan Kurator Dan Narator Seni Rupa Indonesia

Jakarta – mataconews.com. Pergeseran dari masyarakat agraris ke industri kian terasa di Indonesia. Tak terkecuali…

2 minggu ago

Farhat & Rismon Bongkar Perselingkuhan Refly Harun & dr Tifa

Pengacara Farhat Abbas dan Rismon, berusaha membongkar diduga adanya hubungan emosional-perselingkuhan ntara Tifa dengan Refly…

2 bulan ago

Dramaturgi, Pembebasan Kolong : “ Manusia Makhluk Visual “

Forum Dramaturgi Jakarta (FDJ), menggelar Dialektika Naskah Pembebasan Kolong, karya Muhammad Panji Gozali. Naskah tersebut,…

2 bulan ago

Penerbit Indie, Mencari Pasar, Bukan Pencerahan Publik ?

Pergeseran dari masyarakat agraris ke industrialis, yang menyergap bangsa Indonesia, telah melahirkan fenomena baru dalam…

2 bulan ago