Politik

Said Didu Frustasi: “Gulingkan Presiden Prabowo Subianto”

Berbagi and sharing

Mataconews – Jakarta. Nama mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu, kembali menjadi sorotan publik setelah pernyataannya yang dinilai kontroversial terkait Presiden Prabowo Subianto beredar luas di media sosial. Dalam pernyataan yang beredar, Said Didu menyebut soal “frustrasi” hingga frasa “gulingkan presiden”. Artikel ini menyajikan konteks lengkap pernyataan tersebut secara utuh dan berimbang

Pernyataan Lengkap Said Didu

Dalam rekaman atau kutipan yang viral, Said Didu menyampaikan pesan dengan nada yang cukup keras. Berikut adalah potongan pernyataan yang menjadi perhatian publik:

“Bapak Presiden, mohon maaf, saya menyatakan niat Bapak saya setuju, tapi saya frustasi dengan cara Bapak. Bapak Presiden, Bapak sekarang sudah masuk di titik to kill or to be killed, dibunuh atau membunuh. Karena dari tujuh Presiden sekarang, Bapak Presiden ke-8, yang berani menyentuh oligarki baru Bapak.

Baca juga : Presiden Prabowo Subianto, Tidak Takut, Dan Akan Mempertaruhkan Jabatannya

Sebelumnya gak ada yang berani. Nah, oligarki sedang kuat-kuatnya Bapak ganggu. Maka saya yakin musuh-musuh yang dipelihara oligarki, tetangga oligarki akan keluar menjadi musuh semua.

Sehingga Bapak tidak punya waktu lama, waktu Bapak pendek. Kalau Bapak tidak menuntaskan ini, maka mereka balik Bapak yang terguling. Clear saya katakan.”

Konteks “Menyentuh Oligarki”

Dalam pernyataannya, Said Didu mengapresiasi keberanian Presiden Prabowo dalam kebijakan yang dinilainya mulai menyentuh kepentingan oligarki. Namun, ia menyampaikan kekhawatiran bahwa adanya resistensi dari pihak-pihak yang selama ini dianggap memiliki pengaruh besar dalam struktur ekonomi dan politik.

Frasa “to kill or to be killed” dan “terguling” disebut Said Didu sebagai bentuk peringatan akan risiko politik yang mungkin dihadapi pemerintahan jika kebijakan tersebut tidak dituntaskan.

Publik Terbagi: Antara Kekhawatiran dan Kritik

Pernyataan ini langsung memicu beragam reaksi warganet. Sebagian mendukung kritik tajam Said Didu sebagai bentuk kepedulian terhadap arah pemerintahan. Sebagian lainnya menilai frasa “menggulingkan presiden” adalah pernyataan yang tidak pada tempatnya dan berpotensi melanggar etika maupun hukum.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak Istana atau Presiden Prabowo Subianto terkait pernyataan tersebut.

Pentingnya Menyimak Informasi Secara Utuh

Publik diimbau untuk tidak hanya membaca potongan frasa yang viral, namun memahami konteks keseluruhan pernyataan. Sebagai tokoh publik yang kritis, pernyataan Said Didu mencerminkan dinamika politik yang berkembang, di mana kebijakan pro-rakyat kerap berbenturan dengan kepentingan struktural yang sudah lama mengakar. (A).

Admin Matacon

Aswin di percaya sebagai pimred media portal berita mataconews. Dirinya, adalah seorang yang gemar sekali memulung hikmah dari kalangan bawah, marginal. Kini dirinya, aktif sebagai seorang Content kreator, Freelance writer, dan juga aktif di Komunitas Masyarakat Sastra Jakarta

Recent Posts

Mantan Wamen Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan Alias Noel, Mengakui Telah Melakukan Pemerasan

Mataconews – Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer Gerungan atau yang akrab disapa Noel, mengakui…

17 jam ago

Menangis. Kisah Humanis Hakim Frank Caprio, Dari Providence, Amerika, Saat Sidang Pengadilan

Seorang hakim terkenal di Providence, Amerika, Hakim Frank Caprio, kembali menunjukkan sisi humanisnya dalam sebuah…

1 hari ago

Sejarawan Nasional, Anhar Gonggong, Nadiem Makarim, Memiliki Niat Jahat, Dan Merusak Pendidikan

Mataconews – Kritik tajam terhadap Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim, kembali dilontarkan oleh sejarawan senior, Anhar…

3 hari ago

Roy Riady Adalah Sosok JPU Fenomenal, Yang Menuntut 18 Tahun Penjara Bagi Eks Menteri Pendidikan Nadiem Makarim

Mataconews – Sosok Jaksa Penuntut Umum (JPU) Roy Riady tengah menjadi sorotan publik setelah dengan…

3 hari ago

Pengacaranya Dan Juga Fungsionaris DPP PDI-P, Todung Mulya Lubis, Memberikan Dukungan Moral Kepada Nadiem Makarim

Mataconews - Todung Mulya Lubis, pengacara senior yang juga menjabat sebagai fungsionaris DPP PDI-P, memberikan…

5 hari ago

Sosok Dyastasita Widya Budi , Juri Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kalbar, Pejabat PPK, Yang Pernah Dipanggil KPK

Mataconews – Lomba cerdas cermat 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat baru-baru ini tidak…

6 hari ago