Categories: Uncategorized

Terkait Masalah Manipulasi Data Warga Miskin, Pihak Pemerintah Menjawab: “Sistem”

Berbagi and sharing

Mataconews – Jakarta. Polemik terkait manipulasi data warga miskin dalam program bantuan sosial akhirnya mendapat tanggapan dari pihak pemerintah. Dalam audiensi dengan warga RW 01 Pemerintah akui masalah sinkronisasi sistem penginputan data warga miskin. DTKS, DTSEN, dan DESIL belum terintegrasi, bantuan sosial PKH terputus.

Program Graduasi yang diluncurkan Kementerian Sosial (Kemensos) sejatinya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan warga miskin melalui akses kesehatan, pendidikan, dan bansos seperti PKH. Namun, realitanya banyak warga justru kehilangan hak mereka karena data yang tidak sinkron.

Sistem DTKS, DTSEN, dan DESIL Belum Terintegrasi

Andi, Koordinator Pendamping PKH Provinsi Jakarta, menjelaskan bahwa data DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) belum terhubung dengan sistem DTSEN dan DESIL. Akibatnya:

· Pembaruan data sulit dilakukan· Warga yang sebelumnya masuk DESIL 3 bisa tiba-tiba berpindah ke DESIL 6· Bantuan sosial seperti PKH terputus tanpa kejelasan

“Selama DTKS belum terintegrasi dengan DTSEN dan DESIL, maka pembaharuan data pun sulit untuk diupdate dalam sistem,” ujar Andi.

Sorotan DPR: Anggaran Disetujui tapi Realisasi Jauh dari Target

Dalam dengar pendapat dengan DPR RI, terungkap bahwa pemerintah hanya mampu merealisasikan bantuan sosial jauh dari angka yang telah disetujui. Padahal DPR sudah menyetujui anggaran untuk 11 juta orang.

Anggota DPR RI dari Partai Nasdem, Irma Suryani, menyoroti tajam persoalan DTSEN dan DESIL. Menurutnya, pertanyaan seputar dua sistem ini adalah pertanyaan umum yang juga muncul di lapangan.

RW 01 Kemayoran: Kehilangan Akses Data Warganya

Ketua RW 01, Agus Somantri, mengungkapkan kesulitannya mengakses data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayahnya. Dinas Sosial Kelurahan Harapan Mulia tidak bisa membuka data tersebut karena terkunci secara sistem.

Padahal, Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) seharusnya mengizinkan akses tersebut. RW sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat pun hanya bisa pasrah.

Temuan Lain: Penggandaan Kartu ATM KKS

Salah satu warga RW 01 berinisial M membenarkan bahwa Pendamping PKH setempat mengundang pertemuan dengan syarat membawa buku rekening bank, kartu ATM KKS, dan materai. Padahal Kemensos tidak menganjurkan pembuatan buku rekening bank.

Fakta lain yang terungkap:

· Ada fenomena penggandaan kartu ATM KKS oleh oknum

· Aturan membawa kartu KKS saat rapat dibuat untuk mencegah praktik pengumpulan kartu oleh oknum

· Warga yang anaknya bersekolah di swasta justru dicabut status KPM-nya

Pemerintah Berjanji Perbaiki Sistem

Pemerintah melalui perwakilan Kemensos mengakui kelemahan sistem yang ada dan berjanji akan mengevaluasi integrasi data DTKS, DTSEN, dan DESIL. Langkah ini diharapkan dapat mencegah warga miskin kehilangan hak atas bantuan sosial yang merupakan amanat konstitusi.

Baca juga : Kemana Kemensos, Pendamping PKH Kelurahan Memanipulasi Data Warga Miskin ?

Admin Matacon

Share
Published by
Admin Matacon

Recent Posts

Mampukah Pengurus RT Merubah Mindset, Menghidupkan Peran Dan Fungsinya Sesuai Dengan Konteks Zaman ?

Rukun Tetangga (RT) sering dianggap hanya tempat mengurus surat pengantar KTP atau KK. Padahal, peran…

23 jam ago

Presiden Prabowo Subianto, Sikat Dua Jenderal Di BGN

Mataconews – Presiden RI Prabowo Subianto melakukan perombakan besar-besaran di jajaran Badan Gizi Nasional (BGN).…

6 hari ago

Kemana Kemensos, Pendamping PKH Kelurahan Memanipulasi Data Warga Miskin ?

Mataconews - Jakarta. Janji program penanggulangan kemiskinan dari Kementerian Sosial (Kemensos) sepertinya masih sulit sejalan…

7 hari ago

SekjenDPP PDIP Hasto Kristiyanto Menumpahkan Dendam Politiknya Kepada Jokowi, Di Hari Kesaktian Pancasila?

Mataconews – Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, kembali menyoroti kondisi fiskal yang tengah dihadapi…

1 minggu ago

Pengurusan Yayasan Masjid Sukamulia, Gelar Makan Soto Berjama’ah Di Plaza

mataconews.com, Jakarta – Suasana kebersamaan terlihat di Plaza Sukamulia pada Jumat malam, 29 Mei 2026.…

2 minggu ago

Wukuf Di Galery Nasional, Melahirkan Kurator Dan Narator Seni Rupa Indonesia

Jakarta – mataconews.com. Pergeseran dari masyarakat agraris ke industri kian terasa di Indonesia. Tak terkecuali…

3 minggu ago